EMBER MANDI UNTUK BAYI NYAMAN DAN AMAN

<j>EMBER MANDI UNTUK BAYI NYAMAN DAN AMAN

<itr>Ada beragam
pilihan sesuaikan denagn kebutuhan.

Untuk
menjaga kebersihan tubuhnya, umumnya bayi disarankan mandi 2 kali sehari yakni
pagi dan sore hari. Mandi tidak hanya sekadar untuk membersihkan tubuh namun
bermanfaat pula sebagai media stimulasi bagi bayi. Untuk itu, alangkah baiknya
bila Mama menjadikan  mandi moment yang menyenangkan. Nah, agar
tercipta moment menyenangkan
tersebut, satu hal yang patut mendapat perhatian adalah memilih perlengkapan
yang tepat untuk mandi. Termasuk diantaranya adalah ember mandi khusus untuk bayi.

Memang
sih, memandikan bayi tidak selalu harus menggunakan ember khusus untuk mandi.
Mama dapat menggunakan wastafel atau bathtub
di kamar mandi. Untuk penggunaan wastafel sebaiknya Mama cukup berhati-hati
karena wastafel berukuran kecil sehingga hanya memungkinkan digunakan oleh bayi
baru lahir sampai dengan usia 3 bulan yang umumnya ukuran tubuhnya masih kecil.
Selanjutnya, seiring dengan bertambahnya ukuran bayi, tentunya dapat
menyulitkan bayi untuk bergerak dengan leluasa saat mandi. Dikhawatirkan bayi
malah akan terbentur dengan pinggiran wastafel yang cukup keras karena umumnya
terbuat dari porselen.

Sebaliknya
dengan bathtub yang umumnya berukuran
besar, bisa-bisa malah menyulitkan Mama memegangi bayi dan menentukan posisi
yang tepat saat mandi. Bila Mama ingin memanfaatkan bathtub sebaiknya memanfaatkan alat bantu berupa bathseat sehingga bayi dapat diletakkan
di bathseat dan Mama dapat lebih
leluasa gerakannya saat memandikan. Bathseat
pun memiliki beragam pilihan. Ada yang dapat diubah ukuran sandaran bahunya
disesuaikan dengan perkembangan bayi. Untuk bayi baru lahir yang belum mampu
menopang kepalanya dapat memanfaatkan posisi yang lebih landai mirip dengan
posisi tidur. Ketika bayi sudah mampu menopang kepalanya posisinya dapat diubah
menjadi lebih tegak sehingga lebi nyaman.

Bila Mama ingin menggunakan
ember mandi untuk bayi agar acara mandi menjadi lebih nyaman, pilih ember mandi
untuk bayi yang sesuai dengan kebutuhan. Ember mandi bayi memang sengaja dirancang untuk memandikan
badan bayi yang mungil dengan menyenangkan dan aman. Selain punggung bunda menjadi
lebih sehat (ember mandi bayi dirancang untuk digunakan di tempat yang cukup
tinggi sehingga tidak perlu membungkuk), desainnya pun dirancang untuk memudahkan
Mama menahan badan bayi yang licin dan kerap menggeliat dengan cara memegangnya
dengan mantap.

Berikut
beberapa hal yang sebaiknya jadi perhatian bunda saat memilih ember mandi untuk
bayi:

1.Hindari ember mandi yang terlalu besar.

Bila bayi Mama baru lahir,
sebaiknya memanfaatkan ember yang tidak terlalu besar. Karena akan lebih sulit
bagi Mama memegang bayi di bidang yang lebih luas. Pilihlah bak mandi dengan
ukuran kecil yang sesuai dengan ukuran bayi.

2.Pilih ember mandi sesuai dengan kebutuhan.

Saat ini ada beragam pilihan
ember mandi:

- Untuk bayi baru lahir
pilihlah ember mandi berukuran sedang dengan alas penyangga tubuh bayi di
bawahnya. (gambar1)

- Untuk memudahkan dalam
pengaturan suhu air mandi, pilihlah ember mandi plus termometer. (gambar 2)

- Untuk keluarga yang
memiliki keterbatasan ruang dapat memanfaatkan bak mandi tiup dengan beraneka
bentuk tokoh kartun yang digemari anak-anak. (gambar 3)

- Untuk bayi yang sudah
setahun dapat memanfaatkan ember yang terbuat dari plastik yang keras dengan ruang
yang lebih luas. (gambar 4)

- Untuk bayi baru lahir
dapat memanfaatkan ember yang dilapisi dengan
interior spons lembut, sehingga bayi dapat lebih nyaman posisinya.  (gambar 5)

3. Perhatikan posisi ember mandi.

Posisi
yang nyaman untuk mandi adalah meletakkan ember sebatas pinggang Mama sehingga
tidak perlu membungkuk yang membuat pinggang pegal. Mama pun dapat lebih
leluasa bergerak.

4.Lebih hemat dengan ember bertumbuh.

Saat ini
banyak dipasarkan ember mandi dengan alas untuk peyanggan tubuh bayi. Khususnya
bayi baru lahir, sehingga posisinya menjadi lebih nyaman saat dimandikan. Ember
ini cukup menguntungkan karena termasuk ember bertumbuh. Ketika bayi sudah
bertambah besar maka peyangga tubuh bayi dapat dilepas dan bayi memiliki ruang
yang lebih luas di dalam ember mandinya.

5. Lubang pengikat

Beberapa
ember mandi memiliki lubang pengikat pada bagian atasnya sehingga ketika sudah
selesai dapat digantungkan pada dinding kamar mandi. Tindakan ini dapat menjaga
jamur tidak muncul karena ember akan kering usai digunakan.

6. Pilih ember dengan pembuangan air di bawah.

Pembuangan
air di bawah ini akan memudahkan Mama membuang air mandi yang bekas pakai.

Demi kenyamanan bayi, hal lain yang patut mendapat perhatian
adalah alat bantu mandi bayi. Ada beberapa alat bantu yang banyak dijual di
toko-toko perlengkapan bayi yang dapat lebih memudahkan pelaksanaan acara
mandi. Berikut beberapa alat bantu yang mungkin bermanfaat :


  1. Foam bath support. Alas mandi
    yang diletakkan di dasar bak mandi bayi agar saat dimandikan si bayi tidak
    terpeleset. Bahannya terbuat dari spon satau jaring-jaring sehingga nyaman
    untuk posisi bayi.

  2. Topi keramas. Pelindung saat
    bayi keramas, sehingga dapat menahan busa shampoo agar tidak mengenai mata
    bayi.

  3. Kain waslap. Kain waslap
    digunakan untuk membasuh tubuh bayi saat mandi.

  4. Alas mandi, membantu  agar permukaan ember mandi tidak licin.

  5. Handuk bertopi. Selesai dari
    proses memandikan,gunakan handuk untuk mengelap bayi dan agar tetap hangat
    manfaatkan topi handuknya.

  6. Pilih produk pelengkap yang
    aman. Gunakan lotion dan bedak yang aman untuk bayi untuk mencegah iritasi
    pada kulit bayi yang lembut, serta hindari produk yang menggunakan parfum.

<tp>Utami
Sri Rahayu





















































Narasmber:
Imelda, pemilik Garasi anak.com


Updated 30 Oct 2015