Hal-Hal Penting yang Harus Diperhatikan oleh Para Ibu

Tip 789



MENOLAK
MAKANAN PADAT



Mama, ketika
bayi menolak diberikan makanan. Jangan bingung, cobalah untuk mencari tahu
penyebabnya. Dengan mengetahui penyebabnya, niscaya Mama dapat menyelesaikan
permasalahan tersebut dengan tuntas. Ada beberapa kemungkinan yang menjadi
penyebab bayi menolak makanan padat, diantaranya bisa jadi bayi sedang
mengalami masalah di rongga mulutnya atau rasa makanannya tidak seperti
biasanya. Atau, bayi memang membutuhkan waktu untuk menerima tekstur makanan
yang baru diperkenalkan.



Untuk itu,
ada beberapa trik untuk menghindari bayi menolak makanan:



1.Cermati rongga mulut bayi, adakah
sariawan atau gangguan lain seperti jamur di lidah yang membuat bayi merasa
tidak nyaman mengunyah makanannya.



2.Bila ingin memperkenalkan bahan
makanan baru, sebaiknya awali dengan jumlah yang sedikit terlebih dahulu. Bila
si bayi terlihat menerima rasa tersebut, secara bertahap dapat ditingkatkan.
Biarkan bayi mengenali rasa dan tekstur yang baru dari makanan. Namun,
sebaiknya juga jangan terlalu lama dibiarkan dalam mulut karena makanan yang
terlalu lama di dalam mulut akan berubah rasanya.



3.Jangan terlalu khawatir, sehingga
bayi diberikan makanan bertekstur lembut terlalu lama. Secara bertahap
perkenalkan bayi mulai dari makanan bertekstur lembut hingga sedikit kasar,
lalu berganti padat dan bertekstur untuk membentuk kebiasaan makannya kelak.



RAHASIA DIBALIK TANGISAN



Ketika
mendapati bayi yang menangis, sebaiknya Mama memang sesegera mungkin
menghampiri dan mencari tahu penyebabnya serta memenangkan si bayi. Tindakan
ini memang dapat menciptakan rasa tenang pada bayi. Bahkan, mampu menambah rasa
percaya diri bahwa dirinya mendapat perhatian dan disayangi oleh orang-orang
terdekatnya.



Namun,
kadang kala, bayi tetap menangis meski Mama sudah ada di dekatnya. Mama tak
perlu panik atau kecewa karena menangis itu juga memberikan manfaat. Bukan
salah Mama, bila sang buah hati masih menangis. Sebab menangis, menurut sebuah
penelitian menangis adalah bagian yang menyehatkan dalam proses penyembuhan.
Menangis mampu melepaskan ketegangan karena air mata yag dikeluarkan mengandung
hormon stres yang mungkin terkumpul akibat pengalaman-pengalaman yang tidak
mengenakkan yang dialami oleh bayi. Jadi, Mama tak perlu resah, bila bayi masih
terus menangis, ketika Mama sudah mendampingi. Kehadiran Mama sudah mampu
menciptakan ketenangan bagi si bayi, tapi berikan kesempatan bayi membuang
ketegangannya lewat tangisannya.


MATA
TERBUKA KETIKA TIDUR



Mama
tak perlu kaget ketika melihat bayinya tidur dengan mata terbuka. Ada yang
terbuka lebar seakan dia tidak tidur,namun ada pula yang hanya terbuka sedikit.
Mama tidak perlu khawatir karena hal ini akan hilang setelah si kecil memasuki
usia sekitar 12 – 18 bulan. Para ahli memang belum sepenuhnya bisa menemukan
penyebab kenapa bayi tidur dengan mata terbuka. Pada umumnya bayi akan tidur
dengan mata terbuka selama masa tidur REM (Rapid Eye Movement) mereka. Hal ini
bisa jadi disebabkan karena pikiran mereka masih aktif dalam kondisi tidur.
Bayi biasanya menghabiskan separuh waktu mereka untuk tidur, sehingga pikiran
mereka tetap aktif dalam tidur mereka. 
Sedangkan mitos atau kepercayaan yang ada di masyarakat, menyatakan bayi
tidur dengan mata terbuka pertanda bahwa si kecil masih akan punya adik.


TRIK
MENURUNKAN BAYI TIDUR DARI GENDONGAN



Ketika
digendong, bayi kerap tertidur akibat rasa nyaman yang ditimbulkan oleh ayunan yang
timbul ketika Mama bergerak. saat mengendong bayi kerap menciptakan rasa nyaman
dan membuat bayi tertidur pulas. Itulah mengapa banyak bayi yang tertidur pulas
saat digendong. Sayangnya, ketika tertidur dalam gendongan, kebanyakan Mama
merasa khawatir si bayi akan terbangun ketika diletakkan di tempat tidur.
Berikut ada sejumlah trik yang bisa dilakukan agar bayi tidak terbangun saat
diturunkan dari gendongan.



Bayi
yang terbangun lagi setelah diturunkan dari gendongan, merupakan pertanda bahwa
bayi belum tertidur pulas dan belum siap terlepas dari sentuhan Mama. Untuk
menyiasati, letakkan satu lengan Mama di belakang kepala bayi dan yang lainnya
di punggung bayi. Bayi akan tetap dapat merasakan kehangatan Mama. Secara
perlahan, lepaskan tangan Mama dan berikan sentuhan terakhir, berupa tepukan di
punggung bayi dan bokongnya secara ritmis. Dijamin buah hati Mama akan tenang
kembali.


BAHAN
FLANEL UNTUK ALAS TIDUR



Kenyamanan
tidur bayi juga dipengaruhi oleh alas tidur yang digunakan. Untuk itu, Mama
hendaknya cermat dalam memilih alas tidur yang tepat. Salah satu jenis bahan
yang disarankan adalah kain panel atau flanel. Flanel terbuat dari wol atau
benang wol. Sifat kain ini halus, lembut dan tidak panas serta memberikan
sensasi kehangatan pada tubuh. Selain digunakan sebagai alas tidur, bahan
flanel juga banyak dimanfaatkan untuk selimut. Pilihan lainnya adalah bahan katun
yang bersifat menyerap keringat sehingga terasa nyaman di badan. Kelebihan lain
dari bahan katun adalah perawatannya yang mudah.



Utami
Sri Rahayu


Updated 25 May 2015