Perawatan Bayi

<j1>TIDUR
NYENYAK


  1. Cermati posisi yang
    disenangi bayi. Sebagian ada yang tengkurap atau telentang. Khusus
    tengkurap, tidurkan bayi pada permukaan yang rata dan pastikan alas
    tidurnya tidak akan menutupi hidung.

  2. Sebelum tidur, sekalah bayi
    dengan air hangat dan gantilah bajunya. Sesuaikan baju yang dipakai dengan
    suhu ruangan.

  3. Upayakan suhu kamar
    berkisar 17 – 25° Celcius dengan sirkulasi udara yang baik.

  4. dendangkan lagu dengan
    suara yang lembut atau putarkan lagu pengantar tidur dengan irama yang
    teratur.

<j2>MEMBERSIHKAN
VAGINA

Penting
menjaga kebersihan alat kelamin perempuan. Cara membersihkan kelamin bayi
perempuan baru lahir yang aman adalah dengan menggunakan kapas bundar kecil
yang telah dibasahi air hangat. Usap kapas dari bagian vagina kea rah pantat.
Jangan sebaliknya. Jangan sekali-kali membersihkan bibir kelamin bagian dalam.

<j3>JUMLAH
DAN FREKUENSI MPASI

Pemberian
MPASI pada bayi usia 6 bulan dilakukan secara bertahap. Khusus untuk bayi
usia  6 – 9 bulan, frekuensi makanan  lumat adalah sebanyak 3 kali dalam sehari.
Perkenalan awal cukup 2/3 mangkuk yang berukuran 250 ml. Selanjutnya, jumlahnya
dapat ditingkatkan.

  Untuk bayi usia 9 -12 bulan, berikan
makanan lembik sebanyak 3 kali sehari sebanyak 3/4 mangkuk berukuran 250 ml.
Tambahkan makanan selingan sebanyak 2 kali sehari. Memasuki usia 1 tahun jumlah
yang diberikan dapat lebih ditingkatkan lagi yakni semangkuk ukuran 250 ml.

<j4>MANDI
NYAMAN DAN AMAN

Untuk
bayi baru lahir, sebagian orangtua merasa was-was memandikan bayi. Untuk
memudahkan, gunakan alat bantu khusus yakni menyerupai kursi malas berukuran
kecil yang seukuran dengan tubuh bayi. Biasanya terbuat dari bahan yang lentur
dan lembut, sehingga nyaman digunakan oleh bayi. Bayi tinggal ditidurkan di
kursi mandinya dan ibu tidak perlu kerepotan memegang bayi. Ibu dapat menyabuni
dan membilas dengan air atau waslap dengan nyaman. Hanya saja, selama proses
memandikan jangan tinggalkan bayi sendirian di atas kursi mandinya. Khawatir
dapat membahayakan bayi.

<j5>MEMBERIKAN
OBAT PADA BAYI

1.Mintalah
bantuan orang lain, bila bayi sudah dapat meronta. Bayi baru lahir umumnya
lebih mudah diberikan obat dibandingkan bayi yang sudah berusia 9 bulan.

2.Bila
menggunakan sendok, letakkan sendok yang telah disterilkan dan diisi obat pada
bibir bagian bawah. Angkat sedikit sendoknya agar obat mengalir ke dalam
mulutnya.

3. Bila menggunakan pipet, isilah pipet dengan sejumlah obat yang sesuai dengan
petunjuk dokter. Letakkan pipet obat di sudut mulut bayi dan keluarkan obat
perlahan-lahan.

<j6>KOTAK
BERMAIN

Rambu-rambu membeli kotak
bermain yang disarankan Harris Bronwyn dan dimuat di www.homeinstitute.com

1.Ukuran lubang
jaring-jaring.

Jaring-jaring yang aman tidak melebihi 0,6 cm. Bila besar
dapat menyebabkan kaki atau jari jemari si bayi tersangkut jaring.

2. Jarak bilah
kayu.

Sebaiknya jarak antara satu bilah dengan bilah lainnya atau
jarak antara satu jeruji dengan jeruji lainnya tidak boleh lebih dari 6, 1 cm.

3. Pengkait
terkunci dengan baik

Pengait antara satu bagian dengan bagian yang lain dapat
terkunci dengan baik. Hindari pengait atau baut yang menonjol keluar.

5. Gunakan alas
yang asli.

Jangan menggunakan alas yang bukan asli atau bukan pasangan
dari kotak bermain. Dikhawatirkan, alas tersebut tidak pas dan mudah terlepas
ketika digunakan.

6. Pastikan kayu
dalam keadan halus.

7. Pilihlah bahan
yang mudah dicuci.











































<tp>Uut


Updated 25 May 2015